Heboh! Skandal Kecurangan Mengguncang Komunitas VALORANT China

December 28, 2023

mikefricilone.com – Komunitas VALORANT di Tiongkok dikejutkan oleh sebuah insiden memalukan dalam sebuah turnamen Valorant yang terjadi secara offline di Nanjing. Seorang pemain terjebak melakukan kecurangan yang membuatnya dilarang berpartisipasi secara permanen. Meskipun pemain tersebut tidak begitu terkenal, insiden ini segera menarik perhatian komunitas VALORANT Tiongkok, terutama karena hadiah besar senilai CN¥500.000 (sekitar US$70.000) yang diperebutkan dalam turnamen tersebut.

Pemain yang menjadi sorotan dalam kontroversi ini adalah anggota tim CHI66. Setelah turnamen selesai, akun resmi VALORANT di Weibo mengumumkan hasil investigasi yang menyimpulkan bahwa pemain bernama “发发” telah menggunakan perangkat keras untuk melakukan kecurangan selama Kompetisi Nasional VALORANT China Musim 1.

Kejadian kecurangan yang melibatkan pemain “发发” terjadi pada babak semifinal hari ketiga kompetisi, di mana tim CHI66 mengalami kekalahan dari Team Rainy. Sebagai konsekuensi, pemain tersebut dilarang berpartisipasi dalam kompetisi resmi atau kegiatan terkait lainnya di masa depan, menjatuhkan hukuman banned permanen. Selain itu, CHI66 juga dicabut statusnya sebagai semifinalis karena diskualifikasi ini.

Investigasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa anggota tim lainnya tidak mengetahui kecurangan yang dilakukan oleh pemain tersebut. Mereka bahkan melaporkan kekhawatiran mereka tentang pemain tersebut kepada wasit dan bekerja sama dengan penyelenggara selama penyelidikan. Dalam hal ini, tidak ada hukuman yang diberikan kepada anggota tim lainnya.

Musim perdana Kompetisi Nasional VALORANT China (无畏契约全国大赛) menawarkan berbagai jalur bagi pemain untuk lolos, termasuk melalui partisipasi perguruan tinggi, kualifikasi regional, dan kualifikasi dalam permainan. Peng “PPQueen” Jiacheng menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian di turnamen tersebut setelah sebelumnya berkompetisi dengan Totoro Gaming pada tahun pertama VALORANT. Sementara itu, identitas pemain yang terlibat dalam skandal kecurangan masih dirahasiakan, dengan informasi yang terbatas, dan mereka tidak pernah terlibat dalam permainan kompetitif VALORANT di tingkat tinggi sebelumnya.

Insiden ini telah menciptakan gelombang kekecewaan dan kritik di komunitas VALORANT China, mengingat pentingnya integritas dan fair play dalam kompetisi. Semoga tindakan tegas ini dapat menjadi pengingat bagi pemain lain bahwa kecurangan tidak akan ditoleransi dalam dunia e-sports yang kompetitif ini.